5 Hal Yang Bikin Tagihan Listrik Bengkak

Listrik kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup manusia yang sulit sekali dipisahkan. Terbukti dari ketidaknyamanan Anda mengunjungi daerah yang masih belum tersentuh listrik dan ketidaksabaran Anda setiap kali listrik tiba-tiba dipadamkan.Tidak adanya listrik memang bisa dibilang sangat menggangu, bukan hanya karena sudah terbiasa hidup dengan menggunakan listrik, tapi juga karena listrik adalah sumber dari berbagai kemudahan alat yang membantu manusia kini.

Menggunakan listrik adalah suatu kebutuhan yang dilakukan terus menerus, tanpa disadari tagihan listrik pun membengkak di akhir bulan. Tingginya jumlah tagihan yang harus dibayar mungkin kadang membuat Anda penasaran, apa sih yang membuatnya mahal?

1. Penggunaan listrik yang tidak terkontrol

terminal listrik

Tahukah Anda bahwa setiap detik waktu yang digunakan selama listrik menyala itu bisa terhitung ke dalam tagihan listrik bulanan? Meskipun daya listrik yang digunakan sedikit, tidak bisa dipungkiri jika lama-lama menjadi bukit. Ketika biaya listrik sehari akibat penggunaan daya yang Anda tidak perhatikan itu diakumulasi selama sebulan, jumlahnya bisa lumayan menambah tagihan listrik Anda. Misalnya saja penggunaan lampu. Apakah Anda adalah tipe orang yang tidak bisa tidur jika lampu kamar tidak menyala? 

Jika masih bisa tidur dengan lampu dimatikan, jangan lupa untuk mematikan lampu kamar Anda setiap malam menjelang tidur. Perhatikan juga lampu yang menyala di ruangan-ruangan rumah Anda setiap hari, apakah memang diperlukan? Apakah lampu kamar mandi selalu Anda biarkan menyala meskipun tidak terpakai? Apakah lampu di ruangan yang seharusnya sudah cukup terang dengan sinar matahari saat siang juga Anda biarkan menyala? Jika ya, mulailah mengontrol penggunaan listrik di rumah Anda, pastikan daya listrik yang dikeluarkan memang benar-benar yang Anda butuhkan.

2. Lupa mematikan alat elektronik

perabot elektronik boros listrik

Selain lampu, alat elektronik yang membutuhkan listrik juga perlu Anda perhatikan pemakaian daya listriknya. Lupa mematikan alat elektronik juga bisa menyebabkan tagihan listrik Anda lebih tinggi daripada seharusnya. Contoh yang sering terlihat nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan televisi dan kabel pengisi daya telepon genggam. Televisi yang tidak ditonton sebaiknya dimatikan, dan jangan lupa pula mencabut kabel pengisi daya telepon genggam setelah Anda selesai menggunakannya. Anda mungkin tidak sadar, tapi hal tersebut juga bisa menambah tagihan listrik Anda. Apalagi jika Anda ingin pergi ke suatu tempat dan meninggalkan rumah, jangan lupa cek kembali seluruh alat elektronik di rumah yang masih menyala dan matikan.

3. Pemakaian AC yang boros

image source : pixabay

Penggunaan AC atau pendingin ruangan memang penting bagi masyarakat perkotaan seperti Jakarta. Cuaca Jakarta yang panas membuat siapa pun ingin berlindung dalam sejuknya ruangan yang dilengkapi dengan AC. Meskipun demikian, Anda tetap harus berhati2 karena penggunaan AC yang boros sangatlah mungkin membuat tagihan listrik Anda membengkak. Daya yang diperlukan untuk AC dengan 1 PK saja bisa mencapai 700 watt. Dengan tarif dasar listrik yang bagaimanapun, jika Anda menggunakan AC dengan berlebihan, tegangan listrik yang dihasilkan nanti akan besar dan biayanya pun mahal. Siasatnya, Anda bisa menggunakan pendingin ruangan yang lebih hemat energi dan tetap menggunakannya di saat Anda benar-benar butuh saja.

4. Pompa air yang listriknya boros

pompa air boros listrik

Selain AC dan alat-alat elektronik lainnya, pompa air bisa menjadi salah satu alasan untuk tagihan listrik yang membengkak di akhir bulan. Faktanya, masih banyak yang belum tahu bahwa pompa listrik otomatis dimana keran akan mengeluarnya air setiap kali dibuka memakan porsi daya listrik yang cukup tinggi. Meskipun airnya tidak mengalir setelah keran ditutup, mesin airnya tetap menyala selama beberapa waktu dan daya yang dikeluarkan akan terhitung ke dalam tagihan listrik Anda. Untuk mengatasinya, Anda pun bisa memilih menggunakan pompa air yang lebih hemat daya dan menyalakan pompa air di waktu-waktu tertentu saja. Gunakan alat penampung air atau penuhi bak-bak di kamar mandi agar Anda tidak usah terus-terusan menyalakan pompa air setiap kali diperlukan.

5. Lupa bayar tagihan tepat waktu

image source : pixabay

Nah, poin yang satu inilah yang sayang sekali jika Anda tidak perhatikan. Lupa membayar tagihan listrik tepat waktu atau dalam batas waktu pembayaran yang ditentukan akan memberikan denda pada tagihan Anda. Sayang sekali, kan, kalau Anda sudah berusaha sehemat mungkin menggunakan listrik tapi tagihan di akhir bulan tetap lebih tinggi daripada seharusnya karena Anda telat membayar tagihan listrik?

Selain berusaha memakai daya arus listrik sehemat mungkin, Anda juga bisa mengecek meteran listrik yang dipasang di rumah Anda untuk mengetahui distribusi kabel listrik atau arus listrik mana saja yang paling besar penggunaannya. Dengan mengetahui hal itu, Anda pun bisa mengira-ngira tindakan apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk bisa lebih menghemat biaya tagihan listrik setiap akhir bulan. 

Atau mungkin anda juga dapat membeli produk listrik mulai dari kabel, hingga peralatan lainnya tentu saja dengan brand yang asli, Karena pemilihan kabel dengan kualitas ori akan berpengaruh terhadap keselamatan dan juga fungsi dari peralatan di rumah Anda yang membutuhkan tenaga listik. Semua itu bisa Anda dapatkan melalui distributor kabel listrik dan alat-alat listrik terpercaya yang berada di sekitar tempat tinggal Anda

Bagaimana? Sudahkah Anda melakukan yang terbaik yang Anda bisa untuk menghemat penggunaan listrik? Ke lima hal yang disebutkan di atas perlu Anda perhatikan bukan hanya supaya hemat keuangan dengan menghindari biaya tagihan listrik yang membengkak, tapi juga sebagai salah satu bentuk kontribusi Anda menjaga sumber daya bumi ini. Jangan sampai keteledoran malah merugikan diri dan memberikan dampak buruk di masa depan.

Leave a Comment