Daftar Lengkap Jenis Kabel Listrik

Pengetahuan akan macam-macam kabel listrik mungkin tidak awam bagi masyarakat, kecuali mereka yang memang berkecimpung di bidang perlistrikan. Kebanyakan dari kita merasa tidak perlu mengetahui jenis-jenis kabel listrik karena berpikirkan bahwa tidak akan pernah berhubungan langsung dengannya, memasang sambungan listrik bukanlah apa yang harus kita lakukan sendiri karena sudah ada petugas atau ahli yang bisa melakukannya. Padahal, tidak ada salahnya mencari tahu sedikit mengenai kabel listrik agar kita bisa tahu jenis kabel listrik mana yang paling cocok digunakan di tempat tinggal. Dengan demikian, kita juga bisa ikut mengontrol dan menentukan bagaimana seharusnya listrik di rumah dipasang yang aman dan sesuai dengan kebutuhan kita, sebelum akhirnya memilih yang terbaik dari berbagai merk yang ada.

Kabel listrik pada dasarnya dibedakan menjadi tiga jenis yaitu kabel listrik yang memiliki tegangan rendah, kabel listrik yang memiliki tegangan sedang, dan kabel listrik yang memiliki tegangan tinggi. Dari sini saja kita bisa melihat bahwa penggunaan kabel listrik harus tepat agar bisa sesuai dengan fungsinya.

Kabel NYA

jenis kabel nya

Kabel jenis inilah yang paling sering dipakai di instalasi listrik rumah-rumah. Dengan diameter sebesar 1,5 meter hingga 2,5 meter, kabel NYA ini bisa dibilang yang paling mudah terkena cacat atau rusak akibat goresan, cuaca, bahkan gigitan tikus. Oleh karena itulah meskipun mudah dijumpai pada instalasi listrik di rumah, kabel jenis ini biasanya digunakan pada saluran tertutup seperti pipa saja. Yang penting, kabel ini harus dipasang di instalasi yang jauh dari jangkauan karena lapisannya tips dan mudah rusak hingga membahayakan. Kadar tegangan nominalnya yaitu 400 V hingga 690 (600) V.

Kabel NYM

jenis kabel nym

Berbeda dengan kabel NYA, kabel jenis ini bisa dibilang lebih kompleks karena memiliki inti yang lebih dari satu. Ada yang terdiri dari 2 inti, 3 inti, hingga 4 inti. Dibandingkan dengan NYA, kabel NYM juga memiliki lapisan yang lebih kuat sehingga masih cocok ditempatkan pada lingkungan yang lembab atau basah, meskipun tidak bisa digunakan pada instalasi listrik yang ditanam tanah. Kabel NYM bertegangan nominal 230 – 400 (300) V.

Kabel NYY

Meskipun hampir sama dengan NYM yang memiliki inti lebih dari satu yang masing-masing ditandai dengan isolator berwarna beda, kabel NYY memiliki lapisan yang lebih kuat dan cocok digunakan untuk instalasi listrik yang ditanam di dalam tanah. Selain memiliki lapisan selubung yang kuat, kabel jenis ini juga dilapisi lagi dengan lapisan anti gigitan tikus yang membuatnya lebih aman untuk dipakai di bawah tanah walau sebaiknya dilindungi lagi dengan pipa jika khawatir akan adanya gangguan mekanis. Jumlah nominal arus tegangan yang bisa ditampungnya yaitu yang berkisar dari 300 V hingga 500 V.

Kabel NYAF

nyaf

Kabel listrik NYAF terbuat dari lapisan tembaga murni. Kabel berserabut ini pun sangat fleksibel dan cocok dipasang pada instalasi listrik yang memiliki banyak jalur atau kelokan tajam. Meskipun demikian, bentuknya yang serabut membuat kabel jenis ini tidak cocok ditempatkan di lokasi yang lembab atau basah karena mudah rusak. Nominal tegangannya yaitu antara 300 V – 500 V.

Kabel NYMHY

jenis kabel nymhy

Kebalikan dari NYAF, NYMHY adalah kabel yang fleksibel namun memiliki kualitas yang lebih kuat. Namun, kapasitas tegangan listriknya hanya berkisar antara 300 V hingga 500 V.

Kabel NYYHY

jenis kabel nyyhy

Dengan batas arus tegangan listrik dari 450-750 V, kabel listrik serabut ini biasa digunakan pada instalasi di perangkat listrik portable seperti bor listrik, alat las, dan semacamnya.

Kabel NYRGBY

jenis kabel NYRGBY

Tegangan nominal jenis kabel yang satu ini berkisar dari 0.6 kV sampai 1 (1.2) kV. Dengan insulator yang cukup kuat, kabel ini pun bisa dipendam tanpa menggunakan pelindung tambahan.

Kabel NYCY

Kabel NYCY adalah yang paling cocok digunakan untuk instalasi listrik terpendam di luar ruangan. Kabel ini merupakan jenis kabel serabut dengan lapisan tembaga yang paling kuat dari semuanya.

Kesemua jenis kabel listrik yang disebutkan di atas memiliki selubung luar yang terbuat dari PVC (Polivinil Klorida) atau polimer termoplastik yang memang memiliki sifat kuat seperti tahan kimia, minyak, cuaca, sinar matahari, bahkan tahan api. Tentunya dengan masing-masing kapasitas kekuatan yang berbeda, tergantung barang apa atau kabel listrik jenis apa yang menggunakannya.

Meskipun satu atau dua kabel yang disebutkan di atas juga ada yang memiliki bentuk yang hampir mirip, tetap ada perbedaan yang bisa kita lihat dan gunakan secara aman sesuai dengan fungsinya. Bagaimanapun, kabel akan selalu eksis dalam dunia perlistrikan karena menjadi satu-satunya sarana penghantar arus listrik yang ada sampai saat ini.

Untuk bisa memilih jenis kabel yang cocok, tentu Anda harus mengetahui terlebih dahulu lokasi kabel tersebut dipasang dan untukfungsi apa instalasi listrik yang ingin dipasang. Jika lokasi instalasi listriknya di luar ruangan atau di dalam tanah, jenis kabel yang digunakan tentu harus yang kuat dan tidak mudah rusak serta memiliki lapisan yang tebal. Selain lokasi, cara memilih kabel yang sesuai juga harus dilihat dari kapasitas atau kemampuan kabelnya menampung tegangan listrik yang dikehendaki. Setelahnya, membeli kabel bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan hanya menyebutkan nama jenis kabel yang dikehendaki di toko listrik, atau bisa juga melalui distributor kabel. Dari pentingnya kegunaan kabel, banyaknya pabrik maupun toko listrik yang ada di dunia banyak jumlahnya dan mudah untuk ditemui.

Leave a Comment